Mungkin banyak pembaca yang sedang memikirkan bagaimana cara menginvestasikan penghasilannya. Entah itu penghasilan dari gaji bulanan maupun penghasilan sebagai broker dan pekerja freelance. Padahal banyak sekali peluang usaha maupun jenis investasi yang bisa dilakukan. Tapi, sekali lagi ada hambatan yang selalu menyertainya dan hambatan paling besar itu adalah : MODAL....
Jangan menyerah... karena sebenarnya banyak cara untuk berinvestasi dengan modal kecil. Bisa dengan membuka usaha, berjualan maupun investasi di surat2 berharga. Nah khusus untuk yang berjiwa pengusaha, berikut adalah contoh jenis usaha yang menjanjikan dan kelebihannya hanyalah memerlukan modal yang kecil. Lebih kurang dibawah 10 Juta....
Untuk kali ini akan diberikan satu contoh beserta analisis serta tip dan trick membuka usaha dengan modal kecil. Kok cuman satu?? Jangan kuatir,, artikel kali ini merupakan artikel berantai. So, setiap kali ada kesempatan maka artikel ini akan di update dengan contoh jenis usaha lainnya beserta analisis kelayakan usaha dan tip trick nya.....
MENJUAL GORENGAN
Ups.. jangan membayangkan Anda menjadi tukang gorengan ya... haha.. tentu saja andalah bos nya..
Percaya gak percaya, ini adalah bisnis mikro yang sangat menjanjikan bahkan dari pengalaman Owner Blog ini serta dari beberapa kali interview dengan penjual gorengan keliling, penghasilan bersih sebulan dari bisnis ini cukup membuat saya kaget.. penghasilan mereka menyamai gaji karyawan kantoran yang lulusan S1..
Kalau gak percaya silahkan menyimak uraian saya dibawah ini.
Kenapa Harus Menjadi Bos Gorengan?? atau Kenapa Gorengan???
Gorengan adalah jenis jajanan murah yang disukai hampir semua lapisan masyarakat. Biasanya, kebanyakan orang membeli gorengan sekedar untuk mengganjal perut atau mengisi waktu kosong sebagai teman membaca atau minum kopi... Gorengan adalah jenis makanan ringan yang tidak membosankan apalagi untuk lidah orang Indonesia..untuk kali ini anda pasti setuju dengan pendapat saya!
Jadi, meskipun sudah banyak orang yang berjualan gorengan, peluang bisnis di bidang Gorengan masih terbuka luuuueeebbbbaaaarrrr...........
A. Bagaimana Memulai Bisnis Gorengan???
1. Pengetahuan dan Keterampilan Membuat Gorengan
Tentunya anda harus mencari tahu dulu apa itu gorengan. Minimal anda survey dengan cara membeli gorengan dari beberapa penjual gorengan untuk mengetahui gorengan apa yang enak di lidah dan membuat ketagihan atau menjadi favorit..
Berikutnya anda mesti belajar membuat gorengan..kadang tidak perlu anda sendiri..bisa istri anda atau orang lain.. tanyakan pada Ibu anda apakah beliau mempunyai resep gorengan yang lebih gurih dan nikmat yang bisa anda aplikasikan di bisnis anda...
Bila perlu anda kursus membuat gorengan... hahaha.. minimal untuk mengetahui atau mendapatkan racikan adonan yang mantap.. atau kalau anda kreatif anda bisa menciptakan adonan gorengan yang lebih bervariatif..
Bila anda tidak mempunya banyak waktu, alternatif terakhir adalah menggunakan tenaga orang lain... sebagai pemodal anda bisa mempekerjakan orang lain yang dibekali keterampilan membuat gorengan...
2. Modalnya Apa Saja???
Untuk menjual gorengan tentunya anda butuh berbagai peralatan. Gerobak, penggorengan, bahan baku awal, dan peralatan lainnya. Yang penting, anda harus menentukan kapan Usaha anda Harus balik MODAL. Dari sinilah anda bisa menentukan harga jual dengan memperhitungkan biaya produksi. Anda bisa mengambil keuntungan hingga 30% dari biaya produksi.
B. Hambatannya Apa Saja ya???
Hambatan yang mungkin terjadi di bisnis ini adalah...
1. Banyak pesaingnya.. tapi jangan takut.. dengan kreatifitas walaupun kadang hanya kreatifitas dalam meniru maka bisnis anda akan bertahan..apalagi bila anda mampu menciptakan produk yang unik dan berbeda..
2. Namanya orang jualan ya pasti tidak selalu ramai.. tetapi jika anda jeli mencari lokasi atau dengan konsep keliling maka hambatan satu ini bisa sedikit disiasati..
3. Turn Over karyawan kadang menjengkelkan.. khusus untuk anda yang menggunakan karyawan, siap2lah anda ditinggal karyawan.. hehe.. ini sudah lumrah kok. Kadang karena karyawan kita sudah merasa bisa terus punya keinginan membuka usaha sendiri, bisa juga karena karyawan menjengkelkan sehingga membuat anda mendepak dia atau juga bisa karena karyawan anda mau dikawinkan.. hahahahaha.. disalah satu bisnis mikro yang saya geluti yakni "ayam bakar", turn over karyawannya cepat sekali.. kadang tiap dua atau tiga bulan mesti mengganti karyawan.. cara menyiasatinya?? tentunya menjadi bos yang baik dan memperhatikan kesejahteraan karyawan..
C. Terus Strateginya Bagaimana???
Meskipun hanya berjualan gorengan yang setiap orang mampu melakukannya, tetapi tetap saja anda harus memiliki strategi bisnis yang bagus supaya bisnis anda mampu bertahan dan laku keras di pasaran. Berikut beberapa strategi yang dapat anda adopsi hasil dari pengalaman owner blog ini menjalankan beberapa bisnis mikro..
1. Diawal usaha, tidak perlu memproduksi dalam jumlah banyak untuk menghindari kerugian.
2. Berkorban sedikit demi promosi. Anda bisa membagikan gorengan gratis ke beberapa tetangga anda untuk berpromosi dan mendapatkan feed back dari mereka..bila kata "enak" yang terucap.. maka anda bisa lebih pede untuk menjual produk anda.
3. Hitung ulang keuntungan apabila anda memakai jasa karyawan ataupun bila anda tertarik untuk menitipkan gorengan anda di beberapa warung atau toko.
4. Jangan pernah menjual gorengan SISA KEMARIN!!! ini adalah nilai minus terbesar yang dapat anda peroleh dari konsumen anda.
5. Survey dan mencoba membuat gorengan yang unik dan lebih baik dari rasa maupun penyajian dari pesaing anda.
6. Kebersihan adalah sebagian dari MODAL.. hehehe.. yang ini mesti diperhatikan dengan serius.. Nilai plus dari konsumen untuk kebersihan yang terjaga.
7. Berjualan gorengan bisa dengan gerobak dorong maupun gerobak yang menetap.. Anda bisa menyewa tempat untuk stand gorengan anda... atau bisa juga gerobak yang lebih kecil sehingga bisa keliling..
8. Cari karyawan yang sedang butuh pekerjaan.. dan saya rekomendasikan dari daerah.. hehehehe.. mereka kebanyakan tidak rewel dan benar kerjanya.. tapi memang membuat anda nengeluarkan dana ekstra untuk biaya transport mereka dari daerah.
D. Bagaimana dengan Analisis Bisni Gorengannya???
Berikut saya sajikan analisis sederhana:
Modal Awal:
1 Kompor Gas (Josssss..) dan 2 Tabung : 500.000
Peralatan Masak : 500.000
Gerobak Gorengan beroda :1.500.000
Jumlah Modal Awal :2.500.000
Peralatan mengalami masa penyusutan selama 2 tahun. Dengan asumsi biaya penyusutan pertahun adalah 1.250.000 atau +- 100.000 perbulan.
Perlengkapan
Kantong Plastik : 50.000
Kertas Bekas : 50.000
Jumlah Perlengkapan : 100.000
Bahan Baku
Bahan Baku : 100.000
Minyak Goreng : 50.000
Jumlah Bahan Baku : 150.000
Omset Penjualan Perbulan
Pendapatan (300 buah x 30 hari x Rp. 500) : Rp. 4.500.000,-
Biaya - biaya perbulan :
Biaya Bahan baku 1000.000
Biaya Perlengkapan + lainnya 300.000
Penyusutan 100.000
Gaji Pokok Karyawan 300.000
Komisi Penjualan (Rp. 50/buah) 450.000
Sewa tempat (asumsi di alfamart) 300.000
Jumlah Biaya - biaya : Rp. 2.450.000
LABA Bersih : Rp. 2.050.000
BEP : +/- 2 Bulan dan paling lama 3 Bulan
Bagaimana jika anda memiliki 2,3,4 atau bahkan 10 gerobak????
Hmmm.. masih gak percaya???
Oke.. Owner blog ini dari bisnis gorengan untuk satu gerobak dengan mempekerjakan karyawan setiap bulannya tidak kurang dari 2 juta keuntungan bersihnya.. Jadi..kenapa Anda juga tidak mencobanya....
Semoga Bermanfaat.
Minggu, 28 November 2010
Minggu, 21 November 2010
Potensi Bisnis Budidaya Jamur Tiram
Banyak alternatif bisnis yang bisa dilakukan dari rumah atau bisnis sampingan. Karena sifatnya bisnis sampingan tentu jenis bisnis ini adalah bisnis yang mudah dilakukan dan sedikit modal agar kita dapat memulainya.Meski sifatnya sampingan bisnis ini ternyata banyak mendatangkan keuntungan bagi yang menekuninya. Salah satu bisnis yang bisa dilakukan sebagai bisnis sampingan dan bisnis pokok adalah budidaya jamur tiram. Jamur Tiram merupakan salah satu komoditi yang banyak diminati berbagai kalangan masyarakat, karena itu Bisnis budidaya jamur tiram cukup potensial mendatangkan keuntungan.

1.Budidaya Jamur Tiram hanya memanfaatkan limbah organik yang banyak melimpah ditengah masyarakat,murah dan mudah didapat
2.Budidaya Jamur Tiram dengan penggunaan modal yang relatif kecil dan terjangkau oleh segala lapisan masyarakat.
3.Budidaya jamur tiram tidak menggunakan lahan yang luas.(100 mtr persegi bisa menampung kurang lebih 7500 baglog ,dengan estimasi pendapatan Rp.200.00 per hari.
4.Permintaan jamur tiram yang standar di pasaran, karena jamur tiram sudah terposisi sebagai jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, jamur tiram yang mempunyai cita rasa yang lezat juga bergizi tinggi dan bisa digunakan sebagai makanan alternatif untuk pengobatan.
5.Teknologi tepat guna yang murah dan sederhana sehingga lapisan masyarakat pedesaan bisa melakukan budidaya jamur tiram ini.
6.Budidaya Jamur Tiram fleksibel sehingga bisa dijalankan siapa saja ,dimana saja,kapan saja dan tidak mengenal musim, bisa dijalankan dalam skala rumah tangga /kecil ,menengah bahkan dengan teknologi modern.
7.Dibanding usaha budidaya yang lain,jamur tiram mempunyai waktu panen yang singkat 1.5 bulan sudah memetik hasil,tidak membutuhkan biaya pakan,obat-obatan, dan pupuk. tenaga kerja yang sedikit sehingga hasil bisa maksimal.

I. Perhitungan Hasil Usaha Budidaya Jamur Tiram
I. A.Penjualan Produksi Baglog /media tumbuh Jamur Tiram :
Biaya pembuatan per satu baglog jamur tiram
dengan perincian :
serbuk kayu…………………….Rp. 150,-
dedak /bekatul………………..Rp. 150,-
kapur ……………………………Rp. 25,-
kayu bakar……………………. Rp. 75,-
plastik ………………………….Rp. 125,-
cincin baglog…………………..Rp. 100
kapas/kertas koran…………..Rp. 25,-
bibit………………………………Rp. 100
tenaga kerja……………………Rp. 150,-
Lain-lain…………………………Rp. 100,-
jumlah……………………………Rp.1000,-
Harga Pokok Produksi Rp.1000,-
Harga Jual Produksi Rp.2500,-
Keuntungan Rp.1500,-/baglog
Jika dalam skala kecil kapasitas produksi baglog perhari 50 baglog maka dalam sebulan :
50 baglog x 30 hari = 1500 baglog semai
1500 x Rp.2500,- = Rp.3.750.000,
Omzet kotor dari penjualan baglog semai jamur tiram.Jumlah produksi bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan.
I.B. Penjualan Jamur Tiram Segar.
Analisa hasil penjualan jamur tiram segar,jika 1500 baglog di budidaya sendiri.
Media tumbuh jamur/baglog dengan jumlah skala kecil 1500 baglog ,
kemampuan tumbuh jamur 4-7 kali keluaran jamur setiap baglog,atau 0,7 x berat media :
0,7 x 1,25 kg = 0.8 kg/baglog
0.8 x 1500 baglog = 1200kg .
Jika harga jual jamur tiram per kilogram Rp.10.000,-
maka Rp.10.000,- x 1200 kg = Rp.12.000.000,- perolehan kotor penjualan jamur tiram segar .bertahan sampai 6 bulan
Jamur Tiram
Potensi Bisnis Budidaya Jamur Tiram
Selain potensi bisnis jamur tiram yang produksinya banyak digemari masyarakat ada beberapa alasan yang bisa dipertimbangkan untuk memulai bisnis ini antara lain:1.Budidaya Jamur Tiram hanya memanfaatkan limbah organik yang banyak melimpah ditengah masyarakat,murah dan mudah didapat
2.Budidaya Jamur Tiram dengan penggunaan modal yang relatif kecil dan terjangkau oleh segala lapisan masyarakat.
3.Budidaya jamur tiram tidak menggunakan lahan yang luas.(100 mtr persegi bisa menampung kurang lebih 7500 baglog ,dengan estimasi pendapatan Rp.200.00 per hari.
4.Permintaan jamur tiram yang standar di pasaran, karena jamur tiram sudah terposisi sebagai jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat, jamur tiram yang mempunyai cita rasa yang lezat juga bergizi tinggi dan bisa digunakan sebagai makanan alternatif untuk pengobatan.
5.Teknologi tepat guna yang murah dan sederhana sehingga lapisan masyarakat pedesaan bisa melakukan budidaya jamur tiram ini.
6.Budidaya Jamur Tiram fleksibel sehingga bisa dijalankan siapa saja ,dimana saja,kapan saja dan tidak mengenal musim, bisa dijalankan dalam skala rumah tangga /kecil ,menengah bahkan dengan teknologi modern.
7.Dibanding usaha budidaya yang lain,jamur tiram mempunyai waktu panen yang singkat 1.5 bulan sudah memetik hasil,tidak membutuhkan biaya pakan,obat-obatan, dan pupuk. tenaga kerja yang sedikit sehingga hasil bisa maksimal.
Model Budidaya Jamur Tiram
Analisis Bisnis Budidaya Jamur Tiram
Untuk memulai bisnis budidaya jamur tiram , berikut sedikit gambaran analisis usaha tersebut.I. Perhitungan Hasil Usaha Budidaya Jamur Tiram
I. A.Penjualan Produksi Baglog /media tumbuh Jamur Tiram :
Biaya pembuatan per satu baglog jamur tiram
dengan perincian :
serbuk kayu…………………….Rp. 150,-
dedak /bekatul………………..Rp. 150,-
kapur ……………………………Rp. 25,-
kayu bakar……………………. Rp. 75,-
plastik ………………………….Rp. 125,-
cincin baglog…………………..Rp. 100
kapas/kertas koran…………..Rp. 25,-
bibit………………………………Rp. 100
tenaga kerja……………………Rp. 150,-
Lain-lain…………………………Rp. 100,-
jumlah……………………………Rp.1000,-
Harga Pokok Produksi Rp.1000,-
Harga Jual Produksi Rp.2500,-
Keuntungan Rp.1500,-/baglog
Jika dalam skala kecil kapasitas produksi baglog perhari 50 baglog maka dalam sebulan :
50 baglog x 30 hari = 1500 baglog semai
1500 x Rp.2500,- = Rp.3.750.000,
Omzet kotor dari penjualan baglog semai jamur tiram.Jumlah produksi bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan.
I.B. Penjualan Jamur Tiram Segar.
Analisa hasil penjualan jamur tiram segar,jika 1500 baglog di budidaya sendiri.
Media tumbuh jamur/baglog dengan jumlah skala kecil 1500 baglog ,
kemampuan tumbuh jamur 4-7 kali keluaran jamur setiap baglog,atau 0,7 x berat media :
0,7 x 1,25 kg = 0.8 kg/baglog
0.8 x 1500 baglog = 1200kg .
Jika harga jual jamur tiram per kilogram Rp.10.000,-
maka Rp.10.000,- x 1200 kg = Rp.12.000.000,- perolehan kotor penjualan jamur tiram segar .bertahan sampai 6 bulan
Meraih Untung Budi Daya Ayam Mutiara
Ayam mutiara (Guiena Fowl) merupakan unggas yang banyak dikembangbiakkan sebagai hewan hiasan. Karena Ayam mutiara mermiliki bentuk tubuh dan warna bulu menarik untuk dilihat. Bulu-bulunya dihiasi dengan bintik-bintik seperti mutiara. Karena merupakan unggas hias, maka harga ayam mutiara lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga ayam konsumsi. Harga ayam mutiara bervariasi tergantung daerah masing-masing, berkisar antara 200 sampai 300 ribu satu pasang. Dengan makanan dan model pemeliharaan yang hampir sama dengan ayam kampung, bisnis budi daya ayam mutiara memiliki prospek yang lebih baik dan menguntungkan. Ayam mutiara sendiri banyak dijual dan di pasarkan di pasar burung.

Model kandang dibuat seperti kandang ayam pada umumnya , tetapi jika siang hari dilepas pada halaman/lahan terbatas yang tersedia pasir dan rumput. Selain itu kandang dan tempat bermain ayam mutiara harus cukup terkena sinar matahari agar bulu-bulu indah dan tidak lembab. Jika tersedia ayam mutiara lebih suka tidur pada malam hari pada tempat yang tinggi, karena itu pemberian tempat bertengger pada kandang sangat baik. Dengan tidur bertengger, ayam mutiara menjadi lebih sehat dan tahan terhadap penyakit.
Kandang ayam mutiara dewasa dengan ayam mutiara anakan juga berbeda, ayam mutiara dewasa relatif tahan terhadap perubahan suhu lingkungan. Akan tetapi pada ayam mutiara anakan diperlukan suhu ruangan yang cuku hangat karena bulu-bulunya belum cukup melindungi dari suhu dingin pada malam hari. Karena itu kandang yang cocok adalah kandang box yang diberi penghangat menggunakan lampu listrik. Pada pagi hari anakan mutiara perlu dijemur agar sehat dan kandang tidak lembab.
Setelah telur ayam mutiara menetas, ditempakan pada ruangan yang cukup hangat dengan diberi lampu penghangat. Anakan ayam mutiara mirip dengan anakan ayam kalkun , sehinga agak sulit dibedakan. Setelah muncul bintik-bintik mutiara mulai dapat dengan mudah dibedakan dengan ayam kalkun. Pada usia dewasa ayam mutiara jantan sulit dibedakan dengan ayam mutiara betina, sehingga perlu kejelian dan pengalaman untuk membedakannya.

Seperti halnya beternak ayam jenis lainnya, pola pemberian makanan ayam mutiara berbeda-beda dalam setiap usianya. Pola pemberian makanan ayam mutiara anakan lebih banyak mengunakan konsentrat untuk starter, yang mengandung peotein tinggi. Pada usia perkembangan diberikan makanan dengan kandungan konsentrat untuk grower dan pada usia dewasa lebih banyak makanan yang memicu telur dan keindahan tubuh
Jenis Ayam Mutiara
Ayam mutiara memiliki banyak jenis yang dibedakan menurut warna-warna bukunya antara lain pearl (abu-abu), putih, Royal Purple,Violet, Coklat. Lavender dan lain-lain. Dalam perkembangannya ayam mutiara banyak dihasilkan oleh hasil cross-breeding antara ayam mutiara yang asli dengan ayam lain, sehinga ragam jenis ayam mutiara semakin banyak.Ayam Mutiara Dewasa
Habitat Hidup Dan Model Kandang Ayam Mutiara
Ayam mutiara sebenarnya sebenarnya merupakan keluarga Burung (Aves) bukan ayam walau kemudian dikenal dengan nama Ayam Mutiara. Ayam ini berasal dari daratan Afrika yang di habitat aslinya hidup bergerombol pada sabana dan semak-semak. Meski dari kelompok burung, ayam mutiara tidak suka terbang tinggi dan lebih suka mencari makan di padang sabana. Karena itu dalam membudidayakan ayam mutiara model tempatnya bisa dibuat seperti halnya di alam aslinya.Model kandang dibuat seperti kandang ayam pada umumnya , tetapi jika siang hari dilepas pada halaman/lahan terbatas yang tersedia pasir dan rumput. Selain itu kandang dan tempat bermain ayam mutiara harus cukup terkena sinar matahari agar bulu-bulu indah dan tidak lembab. Jika tersedia ayam mutiara lebih suka tidur pada malam hari pada tempat yang tinggi, karena itu pemberian tempat bertengger pada kandang sangat baik. Dengan tidur bertengger, ayam mutiara menjadi lebih sehat dan tahan terhadap penyakit.
Kandang ayam mutiara dewasa dengan ayam mutiara anakan juga berbeda, ayam mutiara dewasa relatif tahan terhadap perubahan suhu lingkungan. Akan tetapi pada ayam mutiara anakan diperlukan suhu ruangan yang cuku hangat karena bulu-bulunya belum cukup melindungi dari suhu dingin pada malam hari. Karena itu kandang yang cocok adalah kandang box yang diberi penghangat menggunakan lampu listrik. Pada pagi hari anakan mutiara perlu dijemur agar sehat dan kandang tidak lembab.
Menetaskan Ayam Mutiara
Salah satu cara mendapatkan ayam mutiara adalah dengan menetaskan dari telur, dengan membeli telur dan menetaskan sendiri kita lebih bisa mengamati perkembangan ayam sejak usia dini. Tetapi cara ini membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Cara menetaskan ayam mutiara bisa dilakukan dengan indukan ayam mutiara, indukan ayam kampung, entok dan dengan mesin tetas. Telur ayam mutiara yang sudah dibuahi akan menetas dalam waktu 28 hari. Konon ada perbedaan waktu menetas tergantung cross-breeding dengan ayam jenis apa.Setelah telur ayam mutiara menetas, ditempakan pada ruangan yang cukup hangat dengan diberi lampu penghangat. Anakan ayam mutiara mirip dengan anakan ayam kalkun , sehinga agak sulit dibedakan. Setelah muncul bintik-bintik mutiara mulai dapat dengan mudah dibedakan dengan ayam kalkun. Pada usia dewasa ayam mutiara jantan sulit dibedakan dengan ayam mutiara betina, sehingga perlu kejelian dan pengalaman untuk membedakannya.
Anakan Ayam Mutiara
Makanan Ayam Mutiara
Pada dasarnya ayam Mutiara merupakan hewan omnivora atau bisa memakan apa saja. Di alam aslinya ayam mutiara memakan rumput, daun-daunan, serangga, cacing dan lain-lain. Untuk budi daya di rumah bisa diberikan makanan sisa nasi, bekatul, sisa sayuran dan makanan apa saja. Di dalam budi daya ayam mutiara secara intensif pemberian makanan disesuaikan dengan kebutuhan gizi setiap harinya dan perlu dihitung secara detail. Kebutuhan gizi dapat dipenuhi dengan memberikan konsentrat, sayur-sayuran, bekatul dan lain-lain.Seperti halnya beternak ayam jenis lainnya, pola pemberian makanan ayam mutiara berbeda-beda dalam setiap usianya. Pola pemberian makanan ayam mutiara anakan lebih banyak mengunakan konsentrat untuk starter, yang mengandung peotein tinggi. Pada usia perkembangan diberikan makanan dengan kandungan konsentrat untuk grower dan pada usia dewasa lebih banyak makanan yang memicu telur dan keindahan tubuh
Usaha Sampingan Budidaya Ulat Hongkong
Mendengar nama ulat sebagian kita terutama kaum wanita akan merasa takut,jijik dan asosiasi yang negatif lainnya. Tetapi ternyata membudidayakan ulat hongkong bisa mendatangkan penghasilan tambahan yang lumayan besar. Ulat hongkong atau dalam bahasa lain dikenal dengan Meal Worm atau Yellow Meal Worm dapat ditemukan pada toko-toko pakan burung, reptil dan ikan, karena memang ulat hongkong biasa dipergunakan sebagai suplemen pakan hewan-hewan tersebut. Selain itu ulat hongkong bisa dipergunakan sebagai bahan makanan hewan dalam bentuk pelet.
Bisnis budidaya ulat hongkong sebenarnya cukup mudah dan tidak memerlukan tenaga dan modal yang besar, selain itu budidaya ulat hongkong bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Usaha budidaya ulat Hongkong ini telah ditekuni oleh beberapa warga Dusun, Gesikan, Ngluwar, Magelang. Dengan memanfaatkan sebagian ruangan dalam rumah, mereka menekuni usaha sampingan budidaya ulat hongkong.
Hasil usaha sampingan budidaya ulat hongkong ini cukup lumayan, saat ini hampir tiap hari pasaran pasar Muntilan Magelang yaitu Pon Dan Kliwon mereka memanen dan memasok ulat hongkong ke pedagang burung di Pasar Muntilan. Harga ulat hongkong cukup lumayan antara 20 ribu sampai 30 ribu per kilogram. Harga ulat hongkong sempat anjlok beberapa tahun yang lalu seharga 12 ribu per kilogram, hal itu disebabkan over produksi karena banyaknya peternak ulat hongkong. Namun beberapa tahun terakhir harga stabil di kisaran 20-30 ribu per kilogram.
Ulat hongkong sebenarnya adalah fase larva dari serangga bernama latin Tenebrio Molitor. Serangga berwarna hitam ini merupakan serangga pemakan biji-bijian. Dalam Fase hidupnya serangga T.Molitor ini terdiri dari 4 siklus hidup , yaitu telur –> larva(ulat Hongkong) –> kepompong –> ulat dewasa/Serangga. Siklus seperti ini bisa berlangsung dalam waktu 3 sampai 4 bulan. Larva atau ulat hongkong ini akanmengalami pergantian kulit sebanyak 15 kali sebelum akhirnya berubah menjadi kepompong. Pada saat berganti kulit inilah saat yang tepat untuk diberikan kepada ikan hias, karena zat kitin yang terkandung pada kulit ulat hongkong tidak bisa dicerna oleh ikan.
- Siapkan kandang pemeliharaan berupa papan triplek, atau bisa dengan nampan plastik. Ukuran sesuaikan dengan kebutuhan. Jika memakai triplek atau papan sudut-sudut diberi lakban agar ulat tidak kabur.
- Siapkan media pemeliharaan berupa campuran dedak halus(Polard) dan ampas tahu kering, bisa dibeli di toko pakan ternak.
- Telur ulat hongkong yang dibeli dari peternak, atau jika kesulitan bisa membeli ulat hongkong kemudian dibudidayakan hingga menjadi serangga dan kemudian bertelur.
- Makanan ulat hongkong bisa diberikan limbah sayuran, timun, pepaya,jipang dan bahan makanan lainnya yang mengandung banyak air.
Kunci dari budidaya ulat hongkong ini adalah ketelatenan dalam melakukan pemeliharaan. Jika tidak teliti terkadang ada hama sejenis ulat hongkong yang berukuran lebih kecil numpang hidup pada media, namun ulat kecil ini bersifat kanibal dan memakan ulat-ulat hongkong yang lain sehingga produksi menurun. Biasanya ulat jenis ini datang dari media dedak halus dan dari lingkungan sekitar. Anda ingin memiliki usaha sampingan? Mungkin budidaya Ulat hongkong bisa menjadi pilihan. Selamat menekuni bisnis budidaya ulat Hongkong.
Bentuk Ulat Hongkong
Hasil usaha sampingan budidaya ulat hongkong ini cukup lumayan, saat ini hampir tiap hari pasaran pasar Muntilan Magelang yaitu Pon Dan Kliwon mereka memanen dan memasok ulat hongkong ke pedagang burung di Pasar Muntilan. Harga ulat hongkong cukup lumayan antara 20 ribu sampai 30 ribu per kilogram. Harga ulat hongkong sempat anjlok beberapa tahun yang lalu seharga 12 ribu per kilogram, hal itu disebabkan over produksi karena banyaknya peternak ulat hongkong. Namun beberapa tahun terakhir harga stabil di kisaran 20-30 ribu per kilogram.
Serangga Tenebrio Molitor,Induk Ulat Hongkong
Cara Budidaya Ulat Hongkong
Jika anda tertarik menekuni usaha sampingan budidaya ulat hongkong langkahnya cukup mudah yang diperlukan hanyalah ketelatenan dan bisa dilakukan di rumah. Langkah-langkah budidaya ulat Hongkong:- Siapkan kandang pemeliharaan berupa papan triplek, atau bisa dengan nampan plastik. Ukuran sesuaikan dengan kebutuhan. Jika memakai triplek atau papan sudut-sudut diberi lakban agar ulat tidak kabur.
- Siapkan media pemeliharaan berupa campuran dedak halus(Polard) dan ampas tahu kering, bisa dibeli di toko pakan ternak.
- Telur ulat hongkong yang dibeli dari peternak, atau jika kesulitan bisa membeli ulat hongkong kemudian dibudidayakan hingga menjadi serangga dan kemudian bertelur.
- Makanan ulat hongkong bisa diberikan limbah sayuran, timun, pepaya,jipang dan bahan makanan lainnya yang mengandung banyak air.
Kandang Ulat Hongkong Dari Papan Triplek ditumpuk
Budidaya ayam cemani
Ayam cemani dikenal memiliki harga yang mahal, namun budidaya ayam cemani baru dilakukan oleh sebagian masyarakat di daerah tertentu, warna hitam tidak selamanya kelam , mungkin itu salah satu kalimat yang bisa dipakai untuk mengatakan pada Ayam Cemani. Warna Hitam pada Ayam Cemani justru menjadi pertanda cerahnya masa depan pemilik Ayam cemani. Ini bukan karena mistis atau kesaktian Ayam cemani hitam legam tersebut, tetapi karena harga Ayam Cemani yang Hitam legam sangat tinggi bisa mencapai jutaan rupiah. Tak heran jika ini menjadi keuntungan tersendiri bagi peternak ayam cemani. Sehingga banyak peternak menekuni Budidaya Ayam Cemani ini. Harga ayam cemani sangat bervariasi tergantung pada kualitasnya, kualitas Ayam cemani yang baik dinilai bersadarkan tingkat kepekatan warna hitam di seluruh tubuh, mulai dari bulu, kulit,kaki, kuku,lidah, tulang dan darahnyapun hitam. Harga ayam cemani standard berkisar antara 150 ribu hingga 500 ribu untuk ukuran dewasa, sedangkan untuk cemani super tidak ada batasnya bisa mencapai jutaan rupiah.
Kabupaten Temanggung khususnya Kedu dan sekitarnya sudah sejak lama terkenal dengan Ayam Kedu dan Cemani. Banyak peternak Cemani baik perorangan maupun kelompok membudidayakan ayam jenis ini. Selain itu ada yang memang menekuni bisnis ayam cemani ini sebagai pekerjaan pokok, tetapi lebih banyak lagi bisnis ayam cemani sebagai usaha sampingan. Tak heran jika banyak pedagang dari daerah lain mencari bibit maupun ayam cemani dewasa ke kawasan ini. Peluang usaha budi daya ayam cemani sebenarnya cukup terbuka bagi siapa saja yang ingin menekuninya. Permintaan pasar ayam cemani cukup terbuka dan pola pemeliharaannya juga relatif mudah. Pemeliharaan ayam cemani sama dengan pemeliharaan ayam kampung biasa, bisa dibudidayakan dengan model bateray, kandang terbatas maupun dibiarkan bebas berkeliaran di luar.
Permintaan pasar akan ayam cemani dimulai dari telur, DOC, anakan ayam cemani di segala umur dan Ayam cemani dewasa dengan harga yang bervariasi. Telur ayam cemani di daerah temanggung dihargai Rp 10.000 per butirnya, sedangkan DOC ayam cemani dibandrol harga Rp. 20.000. Anakan Ayam Cemani usia dua bulan sekitar 50 ribu rupiah per ekornya tergantung kualitasnya. Potensi pasar ini membuka peluang bagi peternak untuk memilih model peternakannya.

Makanan ayam cemani pada usia muda adalah konsentrat starter dengan pemberian pakan setiap kali ayam lapar, semakin banyak anakan cemani mengkonsumsi makanan semakin cepat pertumbuhannya asal jangan sampai terlalu gemuk. Setelah Usia satu bulan pakan sudah mulai dicampur dengan makanan lain seperti bekatul,nasi aking dan campuran makanan yang ada di sekitar kita. Pemberian campuran ini untuk menghemat pakan konsentrat, karena menurut pengalaman peternak ayam cemani pertumbuhan ayam cemani dengan pakan konsentrat murni dan campuran tidak ada perbedaan yang significant, dari segi ekonomis kurang menguntungkan.
Dengan bertambahnya usia ayam cemani bertambah pula ukuran tubuh dan jumlah bulu-bulunya, ayam sudah harus mulai dipindah pada kandang yang lebih luas. Pemanasan dengan lampu pijar diseduaikan dengan kebutuhan, jika suhu tidak terlalu dingin bisa ditiadakan. Kandang yang terlalu sempit akan mengganggu pertumbuhan dan membuat kandang menjadi lembab. Kandang yang lembab akan berpotensi mendatangkan bibit penyakit. Penempatan kandang hendaknya terpisah dari pemukiman dan terkena sinar matahari yang cukup terutama pada pagi hari. Karena itu pada Pola budi Daya ayam cemani diusahakan kandang menghadap ke arah timur.
Pada pemeliharaan ayam cemani dewasa pemberian pakan sudah diatur satu hari dua kali, dengan makanan berupa konsentrat petelur, jagung giling , bekatul dan campuran makanan lainnya. Kandang juga sudah bukan lagi berupa box tapi berupa kandang terbatas, kandang bateray, atau dibiarkan bebas berkeliaran. Pemberian konsentrat petelur ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah telur yang dihasilkan. Telur-telur yang dihasilkan ayam cemani bisa dieramkan dengan cara natural melalui indukan cemani, indukan ayam kamoung atau indukan entok. Dengan cara yang lebih modern telur ayam cemani bisa dieramkan dengan menggunakan mesin tetas, dengan masa menetas 21 hari sama dengan ayam kampung biasa. Jika tertarik, Selamat mencoba.
Pemeliharaan Ayam Cemani Model Kandang Terbatas
Permintaan pasar akan ayam cemani dimulai dari telur, DOC, anakan ayam cemani di segala umur dan Ayam cemani dewasa dengan harga yang bervariasi. Telur ayam cemani di daerah temanggung dihargai Rp 10.000 per butirnya, sedangkan DOC ayam cemani dibandrol harga Rp. 20.000. Anakan Ayam Cemani usia dua bulan sekitar 50 ribu rupiah per ekornya tergantung kualitasnya. Potensi pasar ini membuka peluang bagi peternak untuk memilih model peternakannya.
Ayam Cemani Usia 2 Bulan
Tata Cara Pemeliharaan Dan Budi Daya Ayam Cemani
Budi daya ayam cemani relatif mudah, hanya butuh ketelatenan saja. Ayam cemani kecil sangat rentan terhadap kematian terutama pada suhu yang rendah. Untuk mengantisipasinya pemeliharaan DOC sampai usia satu bulan ditempatkan pada kandang Box yang diberi lampu pijar. Lampu pijar akan membantu menjaga suhu ruangan tetap hangat. Pada pagi hari box anakan Ayam Cemani ditempatkan pada tempat yang terkena sinar matahari dan diletakkan pada tempat yang relatif teduh jika matahari mulai terik.Makanan ayam cemani pada usia muda adalah konsentrat starter dengan pemberian pakan setiap kali ayam lapar, semakin banyak anakan cemani mengkonsumsi makanan semakin cepat pertumbuhannya asal jangan sampai terlalu gemuk. Setelah Usia satu bulan pakan sudah mulai dicampur dengan makanan lain seperti bekatul,nasi aking dan campuran makanan yang ada di sekitar kita. Pemberian campuran ini untuk menghemat pakan konsentrat, karena menurut pengalaman peternak ayam cemani pertumbuhan ayam cemani dengan pakan konsentrat murni dan campuran tidak ada perbedaan yang significant, dari segi ekonomis kurang menguntungkan.
Dengan bertambahnya usia ayam cemani bertambah pula ukuran tubuh dan jumlah bulu-bulunya, ayam sudah harus mulai dipindah pada kandang yang lebih luas. Pemanasan dengan lampu pijar diseduaikan dengan kebutuhan, jika suhu tidak terlalu dingin bisa ditiadakan. Kandang yang terlalu sempit akan mengganggu pertumbuhan dan membuat kandang menjadi lembab. Kandang yang lembab akan berpotensi mendatangkan bibit penyakit. Penempatan kandang hendaknya terpisah dari pemukiman dan terkena sinar matahari yang cukup terutama pada pagi hari. Karena itu pada Pola budi Daya ayam cemani diusahakan kandang menghadap ke arah timur.
Pada pemeliharaan ayam cemani dewasa pemberian pakan sudah diatur satu hari dua kali, dengan makanan berupa konsentrat petelur, jagung giling , bekatul dan campuran makanan lainnya. Kandang juga sudah bukan lagi berupa box tapi berupa kandang terbatas, kandang bateray, atau dibiarkan bebas berkeliaran. Pemberian konsentrat petelur ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah telur yang dihasilkan. Telur-telur yang dihasilkan ayam cemani bisa dieramkan dengan cara natural melalui indukan cemani, indukan ayam kamoung atau indukan entok. Dengan cara yang lebih modern telur ayam cemani bisa dieramkan dengan menggunakan mesin tetas, dengan masa menetas 21 hari sama dengan ayam kampung biasa. Jika tertarik, Selamat mencoba.
Sabtu, 20 November 2010
Rental Motor
Rental Motor adalah suatu usaha yang bergerak di bidang jasa persewaan motor di mana usaha tersebut saat ini cukup menarik bagi kalangan bisnis masyarakat meskipun membutuhkan modal yang tinggi tetapi keuntungan yang diperolehnya sebanding dengan modal yang telah di keluarkannya. Tetapi bisnis rental motor ini sangat tergantung pada situasi lingkungan sekitarnya yang mendukung usaha tersebut.
Begitu hal nya usaha Rental Motor yang di miliki oleh Rina Dyah yang berada di kawasan Tlogo Mas – Malang. Usaha ini telah berjalan selama 2 tahun sebelumnya usaha ini cuma iseng saja tapi dari sini mulai berkembang. Dulu usaha ini di pegang oleh anak buahnya dan sekarang usaha ini di jalankannya sendiri.
SITUASI LINGKUNGAN
Situasi lingkungan di sekitarnya sangat berperan penting dalam mendukung usaha ini. Banyaknya tempat pendidikan di daerah Malang yang mendorong masyarakat disekitarnya untuk menyediakan tempat penginapan bagi mahasiswa, yang bersal dari luar kota Malang sendiri, dan tidak heran bila kota Malang disebut kota nya Pendidikan.
Tak terkecuali penginapan yang di miliki Rina Dyah dengan jumlah 30 kamar yang menempati Mahasiswa laki - lski yang mengejar pendidikannya. Dan juga usaha yang berada di kanan – kiri nya yang juga menyediakan tempat penginapan bagi Mahasiswa dan yang sudah bekerja.
Sehingga situasi ini sangat mendukung untuk pendirian usaha Rental Motor karena belum tentu semua Mahasiswa dan Pekerja memiliki kendaraan sendiri. Meskipun situasi ekonomi saat ini masih labil tapi untuk Pendidikan akan terus berjalan. Dan bagi Rina hal ini merupakan peluang usahanya karena di daerah tempatnya tinggal, usaha Rental Motor ini belum ada yang menjalankannya.
MODAL USAHA
Modal usaha yang di milikinya pertama kali 2 buah kendaraan bermotor yang pembeliannya secara cash dan setelah usaha ini berkembang ia mulai menambah fasilitas kendaraannya. Sebelumnya ia memiliki Honda Legenda dan Suzuki Smash Adapun perincian modal yang dimilikinya sebagai berikut :
Ø Honda Legenda : Rp 9.000.000,-
Ø Suzuki Smash : Rp. 10.700.000,-
+
Rp. 19.700.000,-
Setelah usahanya mulai berkembang ia mulai menambah fasilitas kendaraannya dengan :
Ø Honda Supra Fit : Rp. 10.500.000,-
Ø Yamaha Mio : Rp. 11.500.000,-
+

Rp. 22.000.000,-
Dan ia akan menambah fasilitasnya lagi dengan Honda Beat karena akan lebih mempermudah bagi penyewa wanita, rencananya kendaraan ini baru akan dipakai dalam jangka waktu 1 bulan ke depan :.
Ø Honda Beat : Rp. 12.000.000,-
Sementara kendaraan Beat ini masih dipakai sendiri, jadi modal awal yang saat ini di pakai sebesar Rp. 19.700.000,-
SEGMEN PELAYANAN
Rental Motor ini melayani para pekerja dan mahasiswa yang mengejar pendidikannya di kota Malang, daerah Tlogo Mas khususnya masih disekitar pemilik Rental Motor tersebut karena persewaan motor cukup beresiko juga kalau belum kenal penyewanya dan tempat tinggal selama ia di kota Malang. Jadi perlu adanya kewaspadaan dalam menjalankan usaha ini.
LABA YANG DIPEROLEH
Laba yang diperoleh selama menjalankan usaha Rental Motor cukup menarik dalam jangka waktu 1 bulan dan untuk bahan bakarnya tidak termasuk dalam harga sewanya , dengan perincian sebagai berikut :
Ø Kendaraan dengan tarif Rp. 35.000,- / hari ( Legenda, Smash, Supra )
Ø Kendaraan dengan tarif Rp. 40.000,- / hari ( Mio )
Jika dalam 1 hari saja bila 4 buah motor tersebut terpakai semua maka jumlah laba yang di perolehnya sebesar Rp.145.000,- dengan perincian sebagai berikut :
Ø 3 x 35.000,- = Rp 105.000,- / hari
Ø 1 x 40.000,- = Rp. 40.000,- / hari
Selama 1 Bulan keuntungan yang diperolehnya dari 4 motor bila terpakai semua sebesar Rp. 4.350.000,- dengan perincian sebagai berikut :
Ø 30 x 105.000,- = Rp. 3.150.000,- / bulan
Ø 30 x 40.000,- = Rp. 1.200.000,- / bulan
Tingkat pemakaian jasa rental ini juga tergantung pada saat – saat tertentu misalnya pada musim banyaknya kegiatan kemahasiswaan ( PKL ) dan juga pada hari libur atau sabtu – minggu, jasa ini sangat di sukai oleh kaum muda terutama dari luar kota.
Adapun biaya perawatan yang dibutuhkan untuk kendaraan tersebut sebagai berikut :
o Cuci Motor = Rp. 80.000,- / 1 bulan sekali
o Olie Mesin = Rp. 85.000,- / 2 bulan sekali
o Service = Rp.100.000,- / 1 bulan sekali
total biaya perawataan kendaraan Rp. 265.000,- untuk 4 buah kendaraan.
Laba bersih yang diperoleh dalam usaha Rental Motor sebagai berikut :
o A. Untuk 3 kendaraan dalam jangka waktu 1 bulan dengan tingkat persewaan rendah
( 2 motor ) 75.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 450.000,-
( 1 motor ) 40.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 240.000,-
+
Total kotor = Rp. 690.000,-
Biaya perawatan = Rp. 265.000,-
-
Total bersih = Rp. 425.000,-
o B. Untuk 4 kendaraan dalam jangka waktu 1 bulan dengan tingkat persewaan sedang :
( 3 motor ) 105.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 630.000,-
( 1 motor ) 40.000,- x ( 5 kali sewa ) = Rp.200.000,-
+
Total kotor = Rp. 830.000,-
Biaya Perawatan = Rp. 265.000,-
-
Total bersih = Rp. 565.000,-
o C. Untuk 4 kendaraan dalam jangka waktu 1 bulan dengan tingkat persewaan tinggi
( 3 motor ) 105.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 630.000,-
( 1 motor ) 40.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 240.000,-
+
Total kotor = Rp. 870.000,-
Biaya Perawatan = Rp. 265.000,-
-
Total Bersih = Rp 605.000,-
Jadi laba bersih yang diperoleh oleh usaha Rental Motor dengan tingkat persewaan rendah adalah sebesar Rp. 425.000,- / bulan, sedang sebesar Rp. 565.000,- / bulan dan tinggi sebesar Rp. 605.000,- / bulan
Begitu hal nya usaha Rental Motor yang di miliki oleh Rina Dyah yang berada di kawasan Tlogo Mas – Malang. Usaha ini telah berjalan selama 2 tahun sebelumnya usaha ini cuma iseng saja tapi dari sini mulai berkembang. Dulu usaha ini di pegang oleh anak buahnya dan sekarang usaha ini di jalankannya sendiri.
SITUASI LINGKUNGAN
Situasi lingkungan di sekitarnya sangat berperan penting dalam mendukung usaha ini. Banyaknya tempat pendidikan di daerah Malang yang mendorong masyarakat disekitarnya untuk menyediakan tempat penginapan bagi mahasiswa, yang bersal dari luar kota Malang sendiri, dan tidak heran bila kota Malang disebut kota nya Pendidikan.
Tak terkecuali penginapan yang di miliki Rina Dyah dengan jumlah 30 kamar yang menempati Mahasiswa laki - lski yang mengejar pendidikannya. Dan juga usaha yang berada di kanan – kiri nya yang juga menyediakan tempat penginapan bagi Mahasiswa dan yang sudah bekerja.
Sehingga situasi ini sangat mendukung untuk pendirian usaha Rental Motor karena belum tentu semua Mahasiswa dan Pekerja memiliki kendaraan sendiri. Meskipun situasi ekonomi saat ini masih labil tapi untuk Pendidikan akan terus berjalan. Dan bagi Rina hal ini merupakan peluang usahanya karena di daerah tempatnya tinggal, usaha Rental Motor ini belum ada yang menjalankannya.
MODAL USAHA
Modal usaha yang di milikinya pertama kali 2 buah kendaraan bermotor yang pembeliannya secara cash dan setelah usaha ini berkembang ia mulai menambah fasilitas kendaraannya. Sebelumnya ia memiliki Honda Legenda dan Suzuki Smash Adapun perincian modal yang dimilikinya sebagai berikut :
Ø Honda Legenda : Rp 9.000.000,-
Ø Suzuki Smash : Rp. 10.700.000,-
Rp. 19.700.000,-
Setelah usahanya mulai berkembang ia mulai menambah fasilitas kendaraannya dengan :
Ø Honda Supra Fit : Rp. 10.500.000,-
Ø Yamaha Mio : Rp. 11.500.000,-
+
Dan ia akan menambah fasilitasnya lagi dengan Honda Beat karena akan lebih mempermudah bagi penyewa wanita, rencananya kendaraan ini baru akan dipakai dalam jangka waktu 1 bulan ke depan :.
Ø Honda Beat : Rp. 12.000.000,-
Sementara kendaraan Beat ini masih dipakai sendiri, jadi modal awal yang saat ini di pakai sebesar Rp. 19.700.000,-
SEGMEN PELAYANAN
Rental Motor ini melayani para pekerja dan mahasiswa yang mengejar pendidikannya di kota Malang, daerah Tlogo Mas khususnya masih disekitar pemilik Rental Motor tersebut karena persewaan motor cukup beresiko juga kalau belum kenal penyewanya dan tempat tinggal selama ia di kota Malang. Jadi perlu adanya kewaspadaan dalam menjalankan usaha ini.
LABA YANG DIPEROLEH
Laba yang diperoleh selama menjalankan usaha Rental Motor cukup menarik dalam jangka waktu 1 bulan dan untuk bahan bakarnya tidak termasuk dalam harga sewanya , dengan perincian sebagai berikut :
Ø Kendaraan dengan tarif Rp. 35.000,- / hari ( Legenda, Smash, Supra )
Ø Kendaraan dengan tarif Rp. 40.000,- / hari ( Mio )
Jika dalam 1 hari saja bila 4 buah motor tersebut terpakai semua maka jumlah laba yang di perolehnya sebesar Rp.145.000,- dengan perincian sebagai berikut :
Ø 3 x 35.000,- = Rp 105.000,- / hari
Ø 1 x 40.000,- = Rp. 40.000,- / hari
Selama 1 Bulan keuntungan yang diperolehnya dari 4 motor bila terpakai semua sebesar Rp. 4.350.000,- dengan perincian sebagai berikut :
Ø 30 x 105.000,- = Rp. 3.150.000,- / bulan
Ø 30 x 40.000,- = Rp. 1.200.000,- / bulan
Tingkat pemakaian jasa rental ini juga tergantung pada saat – saat tertentu misalnya pada musim banyaknya kegiatan kemahasiswaan ( PKL ) dan juga pada hari libur atau sabtu – minggu, jasa ini sangat di sukai oleh kaum muda terutama dari luar kota.
Adapun biaya perawatan yang dibutuhkan untuk kendaraan tersebut sebagai berikut :
o Cuci Motor = Rp. 80.000,- / 1 bulan sekali
o Olie Mesin = Rp. 85.000,- / 2 bulan sekali
o Service = Rp.100.000,- / 1 bulan sekali
total biaya perawataan kendaraan Rp. 265.000,- untuk 4 buah kendaraan.
Laba bersih yang diperoleh dalam usaha Rental Motor sebagai berikut :
o A. Untuk 3 kendaraan dalam jangka waktu 1 bulan dengan tingkat persewaan rendah
( 2 motor ) 75.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 450.000,-
( 1 motor ) 40.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 240.000,-
Total kotor = Rp. 690.000,-
Biaya perawatan = Rp. 265.000,-
Total bersih = Rp. 425.000,-
o B. Untuk 4 kendaraan dalam jangka waktu 1 bulan dengan tingkat persewaan sedang :
( 3 motor ) 105.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 630.000,-
( 1 motor ) 40.000,- x ( 5 kali sewa ) = Rp.200.000,-
Total kotor = Rp. 830.000,-
Biaya Perawatan = Rp. 265.000,-
Total bersih = Rp. 565.000,-
o C. Untuk 4 kendaraan dalam jangka waktu 1 bulan dengan tingkat persewaan tinggi
( 3 motor ) 105.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 630.000,-
( 1 motor ) 40.000,- x ( 6 kali sewa ) = Rp. 240.000,-
Total kotor = Rp. 870.000,-
Biaya Perawatan = Rp. 265.000,-
Total Bersih = Rp 605.000,-
Jadi laba bersih yang diperoleh oleh usaha Rental Motor dengan tingkat persewaan rendah adalah sebesar Rp. 425.000,- / bulan, sedang sebesar Rp. 565.000,- / bulan dan tinggi sebesar Rp. 605.000,- / bulan
Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung Penghasil Telur Tetas
Peluang Usaha Ayam kampung penghasil telur tetas di pengaruhi oleh tingginya permintaan DOC ( Day Old Chick ) , dan kurangnya penyedia telur ayam kampung untuk ditetaskan . Oleh sebabitu harga DOC ayam kampung relatif stabil . Melirik kembali usaha pemeliharaan induk ayam kampung sebagai penghasil telur tetas menurut kami tidak ada salahnya dan belum terlambat. Usaha ini mengingatkan kami sewaktu duduk di kelas 1 SLTP di mana kami sudah memulai untuk melakukan pemeliharaan indukan ayam kampung (kampung asli dan bangkok) dan hasilnya sungguh luar biasa untuk seorang anak yang baru berumur 13 tahunan.
Tak salah kalau ada pepatah di dunia peternakan 7 butir telur sama dengan 1 ekor ayam, 7 ekor ayam sama dengan 1 ekor kambing, 7 ekor kambing = 1 ekor sapi dan 7 ekor sapi bisa naik haji. Slogan yang sederhana akan tetapi kalau kita mau merenungkannya akan dapat memberi motivasi kepada kita akan usaha ternak ini.
Hal yang sama juga diakui oleh para pengepul telur tetas, di mana mereka masih sulit untuk menambah jumlah barang dagangan mereka disebabkan tidak ada nya penambahan jumlah produksi dan malah cenderung turun dari waktu ke waktu. Hal ini tidak lain dikarenakan tidak adanya manajemen pemeliharaan dari para peternak di mana mereka kurang memikirkan ternak pengganti (replacement stock) sehingga kadang jumlah ayam kampung pada suatu saat akan mengalami penurunan karena terjadi penurunan jumlah populasi dikarenakan pemotongan di saat-saat tertentu seperti hari raya iedul fitri, tahun baru masehi, imlek, maulud nabi dan lainnya.
Pengadaan Bibit
Jenis ayam kampung yang bisa diusahakan sebagai penghasil telur adalah ayam kampung asli (ayam sayur, ayam buras, ayam berkeliaran dan sebutan lainnya), ayam nunukan, ayam kedu putih, ayam kedu hitam, ayam pelung dan jenis lainnya. Dari jenis tersebut produksi telur tertinggi (per tahun) secara berurutan adalah ayam kedu hitam, kedu putih, dan nunukan, pelung dan sayur.
Untuk memulai usaha ini bisa dimulai dengan membeli DOC dan melakukan seleksi sampai dengan ayam mulai bertelur, bisa juga dengan membeli ayam dara (sekitar umur 20 minggu), dan bisa juga membeli ayam yang sudah berproduksi (sekitar 7 bulan). Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan karenanya sebelum memulai usaha disarankan untuk menimbang-nimbang dan memperbanyak informasi sebelum memutuskan pilihan usaha.
Pemberian Pakan
Pakan untuk ayam kampung tidaklah sesulit kalau kita memelihara ayam broiler, layer, itik/bebek atau juga puyuh. Namun untuk mencapai produksi yang maksimal maka kita juga harus memperhatikan dan menjaga pakan pakan yang diberikan. Pakan untuk ayam kampung yang sudah berproduksi setidaknya mengandung protein 15% dan energi metabolis antara 2.800 – 2.900 kkal/kg. Dengan menggunakan komposisi campuran konsentrat ayam layer dengan dedak halus dengan perbandingan 1:4 sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam kampung yang sedang berproduksi. Sangat dianjurkan dalam pemeliharaan induk untuk memberikan hijauan yang dicacah/cincang kecil-kecil seperti tauge/kecambah, kangkung, bayam, selada air dan rumput-rumputan sebagai sumber vitamin dan mineral. Pemberian hijauan yang dianjurkan 0,75-1,5 kg/100 ekor.
Manajemen Pemeliharaan
Pemeliharaan ayam kampung dewasa tidaklah sesulit memelihara ayam yang masih kecil. Mudahnya, cukup kita berikan pakan dan melakukan kontrol penyakit insyaallah ayam kampung sudah mampu berproduksi meskipun tidak menunjukkan produksi optimalnya. Pilihan dalam melakukan pemeliharaan bisa dengan ekstensif, semi intensif dan intensif. Kami tidak menganjurkan anda untuk melakukan pemeliharaan secara ekstensif karena sama artinya kita tidak mengubah cara beternak kita yang itu merupakan cara beternak dari zaman dulu. Maka tidak ada pilihan lain untuk yang benar-benar ingin sukses dalam beternak yaitu memilih sistem pemeliharaan secara semi intensif atau intensif dan semua kembali kepada kondisi masing-masing peternak. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh BPPT pada tahun 1993, pemeliharaan ayam kampung secara intensif memberikan keuntungan terbesar bagi peternak, namun apabila dilihat dari perbandingan keuntungan dan biaya usaha maka sistem pemeliharaan semi intensif menunjukkan angka tertinggi.
Langkah Selanjutnya
Setelah produksi berjalan maka sekarang kita dihadapkan pada dua pilihan dalam memasarkan telur tersebut yaitu pertama apakah kita langsung menjual telur kita begitu saja atau kedua telur itu kita tetaskan sendiri kemudian kita menjual dalam bentuk DOC ? beberapa pertimbangan berikut mungkin bisa membantu anda keluar dari masalah ini :
Analisa Usaha Pemeliharaan Induk Ayam Kampung
Beberapa asumsi :
Biaya/modal usaha:
Di dapatkan dari pendapatan usaha dikurangi biaya usaha = Rp 19.475.000 – Rp 16.676.100 = Rp 2.928.900/tahun
Analisa Kelayakan Usaha
Return Cost Ratio (R/C)
Total penerimaan Rp 19.475.000
R/C = ———————– = ——————— = 1,177
Total biaya Rp 16.546.100
Dengan nilai R/C 1,17 berarti usaha ini dinilai layak untuk diusahakan. Setiap penambahan biaya Rp 1,- akan memperoleh penerimaan Rp 1,18,-
Pendapatan akan masih bisa bertambah apabila kita bisa menekan biaya pakan dan efisiensi pejantan dengan Inseminasi Buatan (IB). Semoga bermanfaat
Tak salah kalau ada pepatah di dunia peternakan 7 butir telur sama dengan 1 ekor ayam, 7 ekor ayam sama dengan 1 ekor kambing, 7 ekor kambing = 1 ekor sapi dan 7 ekor sapi bisa naik haji. Slogan yang sederhana akan tetapi kalau kita mau merenungkannya akan dapat memberi motivasi kepada kita akan usaha ternak ini.
Hal yang sama juga diakui oleh para pengepul telur tetas, di mana mereka masih sulit untuk menambah jumlah barang dagangan mereka disebabkan tidak ada nya penambahan jumlah produksi dan malah cenderung turun dari waktu ke waktu. Hal ini tidak lain dikarenakan tidak adanya manajemen pemeliharaan dari para peternak di mana mereka kurang memikirkan ternak pengganti (replacement stock) sehingga kadang jumlah ayam kampung pada suatu saat akan mengalami penurunan karena terjadi penurunan jumlah populasi dikarenakan pemotongan di saat-saat tertentu seperti hari raya iedul fitri, tahun baru masehi, imlek, maulud nabi dan lainnya.
Pengadaan Bibit
Jenis ayam kampung yang bisa diusahakan sebagai penghasil telur adalah ayam kampung asli (ayam sayur, ayam buras, ayam berkeliaran dan sebutan lainnya), ayam nunukan, ayam kedu putih, ayam kedu hitam, ayam pelung dan jenis lainnya. Dari jenis tersebut produksi telur tertinggi (per tahun) secara berurutan adalah ayam kedu hitam, kedu putih, dan nunukan, pelung dan sayur.
Untuk memulai usaha ini bisa dimulai dengan membeli DOC dan melakukan seleksi sampai dengan ayam mulai bertelur, bisa juga dengan membeli ayam dara (sekitar umur 20 minggu), dan bisa juga membeli ayam yang sudah berproduksi (sekitar 7 bulan). Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan karenanya sebelum memulai usaha disarankan untuk menimbang-nimbang dan memperbanyak informasi sebelum memutuskan pilihan usaha.
Pemberian Pakan
Pakan untuk ayam kampung tidaklah sesulit kalau kita memelihara ayam broiler, layer, itik/bebek atau juga puyuh. Namun untuk mencapai produksi yang maksimal maka kita juga harus memperhatikan dan menjaga pakan pakan yang diberikan. Pakan untuk ayam kampung yang sudah berproduksi setidaknya mengandung protein 15% dan energi metabolis antara 2.800 – 2.900 kkal/kg. Dengan menggunakan komposisi campuran konsentrat ayam layer dengan dedak halus dengan perbandingan 1:4 sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam kampung yang sedang berproduksi. Sangat dianjurkan dalam pemeliharaan induk untuk memberikan hijauan yang dicacah/cincang kecil-kecil seperti tauge/kecambah, kangkung, bayam, selada air dan rumput-rumputan sebagai sumber vitamin dan mineral. Pemberian hijauan yang dianjurkan 0,75-1,5 kg/100 ekor.
Manajemen Pemeliharaan
Pemeliharaan ayam kampung dewasa tidaklah sesulit memelihara ayam yang masih kecil. Mudahnya, cukup kita berikan pakan dan melakukan kontrol penyakit insyaallah ayam kampung sudah mampu berproduksi meskipun tidak menunjukkan produksi optimalnya. Pilihan dalam melakukan pemeliharaan bisa dengan ekstensif, semi intensif dan intensif. Kami tidak menganjurkan anda untuk melakukan pemeliharaan secara ekstensif karena sama artinya kita tidak mengubah cara beternak kita yang itu merupakan cara beternak dari zaman dulu. Maka tidak ada pilihan lain untuk yang benar-benar ingin sukses dalam beternak yaitu memilih sistem pemeliharaan secara semi intensif atau intensif dan semua kembali kepada kondisi masing-masing peternak. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh BPPT pada tahun 1993, pemeliharaan ayam kampung secara intensif memberikan keuntungan terbesar bagi peternak, namun apabila dilihat dari perbandingan keuntungan dan biaya usaha maka sistem pemeliharaan semi intensif menunjukkan angka tertinggi.
Langkah Selanjutnya
Setelah produksi berjalan maka sekarang kita dihadapkan pada dua pilihan dalam memasarkan telur tersebut yaitu pertama apakah kita langsung menjual telur kita begitu saja atau kedua telur itu kita tetaskan sendiri kemudian kita menjual dalam bentuk DOC ? beberapa pertimbangan berikut mungkin bisa membantu anda keluar dari masalah ini :
- Menjual dalam bentuk telur tidak ada resiko, artinya berapapun telur yang dihasilkan asal bentuk normal akan berubah menjadi uang dan tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama
- Menjual dalam bentuk DOC memang nilai jualnya jauh lebih tinggi bahkan bisa jadi 3 kali lipat dari harga telur akan tetapi resiko dari gagal menetas, kualitas DOC, dan pemasaran DOC perlu untuk mendapat perhatian terlebih waktu yang diperlukan yaitu sekitar 3 minggu
Analisa Usaha Pemeliharaan Induk Ayam Kampung Beberapa asumsi :
- Indukan yang dipelihara terdiri dari 100 ekor induk betina dengan 13 induk pejantan
- Biaya pembuatan kandang diabaikan karena bahan kandang cukup tersedia dan murah
- Tenaga kerja juga di abaikan karena sifat usaha ini adalah sampingan bukan usaha pokok
Biaya/modal usaha:- Harga indukan betina Rp 35.000/ekor dan induk pejantan Rp 50.000/ekor, sehingga diperlukan modal untuk induk yaitu : Rp 35.000 x 100 ekor = Rp 3.500.000 dan induk jantan Rp 50.000 x 13 ekor = Rp 650.000. Total Rp 4.150.000
- Biaya pakan Rp 300/ekor/hari sehingga Rp 300 x 113 ekor x 365 hari = Rp 12.373.500
- Vaksinasi dan obat-obatan Rp 200/ekor sehingga total untuk semua Rp 200 x 113 ekor = Rp 22.600
- Tenaga kerja dan biaya pembuatan kandang diabaikan
- Total modal usaha Rp 16.546.100
- Harga telur Rp 1.200/butir dan jumlah produksi telur 120 butir/ekor/tahun sehingga dalam satu tahun didapatkan hasil dari penjualan telur Rp 1.200 x 100 ekor x 120 butir = Rp 14.400.000
- Harga ayam babon Rp 40.000/ekor dan jago Rp 75.000/ekor sehingga didapatkan hasil dari penjualan indukan betina Rp 40.000 x 100 ekor = Rp 4.000.000 dan indukan jantan Rp 75.000 x 13 ekor = Rp 975.000 total menjadi = Rp 4.975.000
- Penjualan kotoran diperkirakan dalam satu tahun Rp 100.000
- Total pendapatan usaha Rp 19.475.000
Di dapatkan dari pendapatan usaha dikurangi biaya usaha = Rp 19.475.000 – Rp 16.676.100 = Rp 2.928.900/tahun
Analisa Kelayakan Usaha
Return Cost Ratio (R/C)
Total penerimaan Rp 19.475.000
R/C = ———————– = ——————— = 1,177
Total biaya Rp 16.546.100
Dengan nilai R/C 1,17 berarti usaha ini dinilai layak untuk diusahakan. Setiap penambahan biaya Rp 1,- akan memperoleh penerimaan Rp 1,18,-
Pendapatan akan masih bisa bertambah apabila kita bisa menekan biaya pakan dan efisiensi pejantan dengan Inseminasi Buatan (IB). Semoga bermanfaat
Langganan:
Postingan (Atom)
